Fakta unik Astronomi
1. OBJEK TERBESAR DI TATA SURYA - Matahari
adalah objek paling besar dalam tata surya kita dengan diameter (pada equator)
sepanjang 1.392.140 km. Urutan kedua ditempati oleh planet Jupiter dengan
diameter 142.984 km. Di urutan berikutnya berturut-turut adalah Saturnus
(120.536 km), Uranus (51.118 km), dan Neptunus (49.600 km). Bumi kita menempati
urutan ke-6 dalam daftar ini dengan diameter 12.756 km, disusul oleh Venus
(12.103 km) dan Mars (6.794 km). Urutan ke-9 dan ke-10 diduduki oleh dua buah
satelit alam masing masing Ganymede, satelit Jupiter (5.262 km) dan Titan,
satelit Saturnus (5.150 km).
2. SATELIT ALAM TERBESAR - Ganymede dan Titan
merupakan satelit alam (bulan) terbesar dalam tata surya kita. Berikutnya
berturut-turut disusul oleh Callisto (Jupiter/4.820 km) dan Io (Jupiter/3.632
km). Bulan kita menempati peringkat kelima dengan diameter 3.475 km. Sementara
itu, Europa (Jupiter/3.126 km), Triton (Neptunus/2750 km), dan Titania
(Uranus/1.580 km) menyusul di urutan selanjutnya. Daftar ini ditutup dengan
Rhea (Saturnus/1.530 km) dan Oberon (Uranus/1.516 km) masing-masing di urutan
ke-9 dan 10
3. ANOMALI VENUS - Venus berotasi pada sumbunya
sedemikian lambat, bahkan lebih lambat daripada periode orbitnya. Akibatnya
satu tahun disana adalah lebih pendek daripada satu harinya (sehari di Venus
setara dengan 243 hari di Bumi, sementara satu tahun Venus setara 225 hari
Bumi). Disamping itu Venus diketahui berotasi dari arah timur ke barat,
kebalikan dari planet-planet lain di tata surya kita yang berotasi dari barat
ke timur, karena itu di Venus matahari terbit dari arah barat dan terbenam di
timur.
4. SATELIT ALAM - Diantara kesemua planet
anggota tata surya, hanya Bumi yang mempuyai satu-satunya satelit alam.
Sementara itu, dua planat diantaranya, yakni Merkurius dan Venus sama sekali
tidak memiliki satelit. Planet-planet bagian luar di tata surya umumnya kaya
akan satelit alam. Hingga kini, telah diketemukan puluhan satelit alam yang
mengedari planet Jupiter, Saturnus dan Uranus. Tidak semua satelit alam
berbentuk bundar, tipikal sebuah planet. Kedua satelit Mars, Phobos dan Deimos
serta satelit-satelit kecil yang mengedari Jupiter, Saturnus, Uranus, dan
Neptunus diketahui memiliki bentuk yang tidak beraturan.
5. SUMBU ROTASI - Planet Uranus memiliki kemiringan
sumbu rotasi sebesar 98º. Hal ini menyebabkan kutub utaranya menunjuk ke bawah
bidang garis edarnya. Karenanya permukaan planet di kedua kutub memiliki malam
yang lamanya setara dengan 21 tahun di Bumi.
6. SUHU PALING EKSTREM - Planet dengan temperatur
paling ekstrem dalam tata surya kita ialah Merkurius. Temperatur siang hari
disana mencapai hingga 427ºC, cukup panas untuk melelehkan logam seng. Di malam
hari, temperatur turun hingga -183ºC, cukup dingin untuk membekukan krypton.
Selain itu Merkurus tercatat sebagai planet yang letaknya paling dekat dengan
Matahari
7. BINTANG TERDEKAT - Bintang
terdekat dari Bumi kita ialah Proxima Centauri. Bintang sejauh 4,23 tahun
cahaya ini terlalu redup untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. Bintang
terdekat yang dapat dilihat dengan mata telanjang adalah Alpha Centauri (4,4
tahun cahaya) yang terlihat sebagai bintang paling terang pada rasi Centaurus
di langit belahan selatan
8. INTANG TERMUDA - 2 Protostar
(calon bintang) yang dikenal sebagai IRAS-4 yang berada di dalam Nebula NGC
1333, 1.100 tahun cahaya dari Bumi adalah bitang termuda yang diketahui
manusia. Keduanya baru akan mencapai fase stabil sebagai sebuah bintang
setidaknya dalam 100.000 tahun mendatang.
9. HUJAN METEOR TERBESAR - Hujan
Meteor Leonid yang terjadi tanggal 16-17 November 1966 dan terlihat di Amerika
Utara bagian barat hingga Rusia bagian timur merupakan hujan meteorid terbesar
yang pernah tercatat. Meteor yang melintas di wilayah Arizona tercatat mencapai
2.300 meteor per menit selama 20 menit.
10. GERHANA MATAHARI TERLAMA -
Secara teori, gerhana matahari dapat berlangsung maksimal selama 7 menit 31
detik. Gerhana matahari terlama yang pernah tercatat terjadi di Filipina dengan
durasi 7 menit 8 detik. Gerhana matahari selama 7 menit 29 detik diperkirakan
akan terjadi di tengah samudera Atlantik pada tanggal 17 Juli 2186.
11. TELESKOP TERBESAR - Teleskop
terbesar di dunia saat ini adalah sepasang teleskop kembar berdiameter 10 m
yang digunakan di Observatorium W.M. Keck di Mauna Kea, Hawaii. Lensa
masing-masing teleskop seberat 300 ton itu terdiri dari 36 buah cermin
berbentuk segi enam yang digabungkan menjadi sebuah cermin pemantul
(reflektor).










